Sejarah perkembangan:

 

  • Tahun 1990

PDGMI sebelumnya bernama Ikatan Dokter Gizi Indonesia (IDAGI) sejak tahun 1990, dimana para dokter yang berminat gizi membentuk suatu ikatan sebagai wadah guna mengatasi masalah gizi di Indonesia

  • Tahun 1997

Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) adalah perhimpunan dokter seminat dalam bidang gizi dibawah Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang lahir pada tahun 1997 dengan Ketua Umum masa bhakti Pertama adalah Dr. Fasli Jalal, PhD, SpGK dan terpilih kembali dalam KONAS II di Surabaya dan memimpin untuk masa bakti kedua tahun 2000-2004

  • Tahun 2004

PDGMI memfasilitasi terbentuknya Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDGKI), sebagai wadah profesi Dokter Spesialis Gizi Klinik.

Pada KONAS III di Bandung masa bakti ketiga tahun 2004-2007 dipimpin oleh Dr. Dini Latief, MSc, SpGK, pada tahun 2005 Ketua Umum Dr. Dini Latief, MSc ditugaskan sebagai Direktur WHO di New Delhi sehingga kepemimpinan diserahkan kepada Wakil Ketua Umum Dr. Victor Tambunan, MS, SpGK.

  • Tahun 2007

Dalam KONAS IV di Makassar terpilih Dr. Rachmi Untoro, MPH sebagai Ketua Umum untuk memimpin PDGMI masa bakti 2007-2010.

  • Tahun 2010

Dalam KONAS V di Semarang, Dr. Rachmi Untoro, MPH terpilih kembali sebagai Ketua Umum untuk Kepengurusan PP-PDGMI 2010 – 2014

  • Tahun 2013

Pada Rakernas III, April 2013, terbentuk 3 cabang baru yaitu PDGMI Cabang NAD, PDGMI Cabang Bekasi dan PDGMI Cabang Bogor., sehingga menjadi 15 cabang di wilayah Indonesia.

  • Tahun 2014

Pada KONAS VI di Solo, terpilih Prof. Dr. Endang L. Achadi, MPH, Dr.PH sebagai Ketua PP-PDGMI masa bakti 2014-2017. Dalam KONAS juga diputuskan bahwa sesuai ketentuan IDI, Cabang merupakan kesatuan organisasi yang dibentuk di Propinsi dan berkedudukan di ibukota propinsi, sehingga PDGMI Cabang Solo dan PDGMI Cabang Semarang bergabung menjadi PDGMI Cabang Jawa Tengah dan PDGMI Cabang Bekasi, PDGMI Cabang Bogor dan PDGMI Cabang Bandung bergabung menjadi PDGMI Cabang Jawa Barat.

Dalam KONAS VI, ketetapan yang penting adalah perubahan AD/ART dimana setiap dokter anggota IDI yang berminat gizi boleh menjadi anggota PDGMI

  • Tahun 2015

Pada Rakernas II, Desember 2015 terbentuk 2 cabang baru yaitu PDGMI Cabang Riau dan PDGMI cabang Kalimantan, sehingga menjadi 14 Cabang di Wilayah Indonesia